Assalamualaikum Wr. Wb.
Hallo sobat pendidik, apa kabar? Semoga semua dalam lindungan tuhan yang maha esa.
Pandemi covid-19 telah mengubah segala lini dan sektor. Tak luput juga sektor pendidikan menjadi santapan dari virus ini. Kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilaksanakan diruang kelas kini harus dilaksanakan secara jarak jauh.
Seluruh siswa kaum milenial merasakan pembelajaran jarak jauh ini, dari pelosok desa sampai kota, dari wilayah tanpa jaringan internet sampai ke wilayah yang internetnya unlimited.
Pembelajaran di tengah pandemi covid-19 merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi seluruh guru di Indonesia. Semua guru berjuang mencerdaskan anak bangsa di tengah perjuangan melawan pasukan covid-19 dengan segala keterbatasan sektor pendidikan saat ini. Seluruh guru dituntut kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan.
Yaa, kreatif dan inovatif dengan segala keterbatasan mulai dari fasilitas hingga keluh kesah siswa dalam pembelajaran di tengah pandemi covid-19.
Sudah menjadi realita bahwa proses pembelajaran di daerah terkendala dengan fasilitas jaringan internet yang tidak ada serta tidak adanya gawai atau smartphone yang di gunakan oleh siswa dalam proses pembelajaran. Di tambah lagi motivasi siswa dalam proses pembelajaran yang tidak bersemangat.
Itulah sekelumit masalah pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi covid-19. Ah, rasanya mulut ini ingin berteriak saja, "Aku rindu ruang kelasku."
Proses pembelajaran jarak jauh mulai di terapkan di Indonesia pada bulan maret 2020 lalu. Yaaa, kurang lebih sudah 8 bulan dilaksanakan di seluruh sekolah di Indonesia termasuk disekolahku mengajar.
Perlu di akui bahwa semangat siswa dalam proses pembelajaran jarak jauh ini sudah semakin menurun. Apalagi bagi siswa yang “malas”, tidak punya jaringan internet menjadi salah satu alasan untuk dia tidak mengikuti pembelajaran jarak jauh. Ditambah lagi, apabila karakter siswa itu dalam pembelajaran yang normal, sering tidak masuk kelas dan tidak pernah mengikuti pelajaran dengan baik.
Ditambah lagi, siswa baru pada angkatan tahun ini belum sama sekali bertatap muka secara langsung dengan guru mata pelajaran nya dikarenakan pandemi yang mengharuskan pembelajaran jarak jauh. Hal ini juga yang membuat para guru tidak mengetahui karakter dan sifat asli dari peserta didiknya.
Pembelajaran jarak jauh membuat rindu suasana ruang kelas. Atmosfer pembelajaran diruang kelas memang sangat berbeda ketika dilakukan secara online. Diruang kelas, para guru bisa secara langsung memperhatikan tingkah laku peserta didiknya. Berbeda ketika secara online melalui group WhatsApp, google classroom, maupun zoom meeting. Siswa hanya absen saja lalu pergi tidur kembali atau pergi bermain games lagi.
Berharap pandemi covid-19 ini segera berakhir agar semua bisa kembali lagi, bertemu lagi diruang kelas yang mungkin sekarang sudah di penuhi sarang laba-laba karena sudah tak pernah di bersihkan oleh siswa lagi.
Rindu berjalan ke ruang kelas dengan membawa absen setebal skripsi. Hehehe..








0 komentar:
Posting Komentar